Keren, SMAK Padang Bikin Pupuk Organik Cair Dari Darah Sapi

Penandatanganan komitmen replikasi nasional
Sumber :
  • Padang Viva

Padang – Pupuk Organik Cair (POC) Darsa Rupawan, hasil inovasi Sekolah Menegah Analis Kimia (SMAK) kota Padang, Sumatera Barat berhasil meraih perhatian di tingkat nasional.

img_title Patroli Dini Hari di Padang: 11 Orang Terjaring Razia Satpol PP

Pupuk ini memanfaatkan darah sapi yang berasal dari rumah potong hewan (RPH) sebagai bahan baku utama.

Inovasi POC Darsa Rupawan tidak hanya diakui di tingkat lokal, tetapi juga menembus level nasional dengan masuk dalam jajaran Top 99 Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia yang diselenggarakan oleh KemenPAN-RB. 

img_title Meneladani Kisah dan Karisma Buya Hamka, Ulama yang Menginspirasi Lintas Generasi

Pengakuan itu, disusul dengan rencana KemenPAN-RB untuk mereplikasi inovasi tersebut ke berbagai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Sumatera Barat.

Bahkan, keseriusan ini diwujudkan melalui penandatanganan komitmen replikasi nasional yang melibatkan KemenPAN-RB, SMK SMAK Padang, serta DLH Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Padang Pariaman.

img_title Legislator Sumbar Soroti Sawit Ilegal di Bekas Karhutla Dharmasraya: Jangan Dianggap Sepele!

Sang Inovator, Sylvi menyebut bahwa POC Darsa Rupawan ini dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, seperti padi, buah-buahan, sayur-sayuran, dan tanaman hias. 

Selain ramah lingkungan kata Sylvi, pupuk ini juga dapat menekan biaya operasional petani dalam penggunaan pupuk kimia. 

“Pupuk cair ini memiliki keunggulan yang sangat besar bagi petani. Selain ramah lingkungan, pupuk ini juga efektif dalam meningkatkan hasil panen,” ujar Sylvi dikutip dari keterangan resminya, Sabtu 21 September 2024.

Sylvi bilang, dengan adanya penandatanganan komitmen replikasi nasional, KemenPAN-RB, diharapkan inovasi ini bisa diterapkan secara lebih luas di berbagai wilayah di Sumatera Barat, bahkan di Indonesia. 

KemenPAN-RB kata Sylvi, juga berkomitmen untuk terus mendorong instansi pemerintah lainnya agar selalu menciptakan inovasi demi pelayanan publik yang lebih baik.

"Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, POC Darsa Rupawan, tidak hanya berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia,"ujarnya.

Diketahui, acara penandatanganan itu, sudah dilaksanakan pada Kamis kemarin di ruang Aula TUK SMK SMAK Padang. Dihadiri, Asisten Deputi KemenPAN-RB, Ajib Rakhmawanto, Sekretaris BPSDMI, Jonni Afrizon, dan Kepala SMK SMAK Padang, Nasir.

POC Darsa Rupawan merupakan terobosan yang dibuat oleh siswa SMK SMAK Padang pada tahun 2012 dan sudah dipatenkan pada tahun 2017 oleh Kementerian Hukum dan HAM. Inovasi ini memanfaatkan darah sapi yang umumnya terbuang sia-sia di RPH. 

Halaman Selanjutnya
img_title