Pisang Kapik, Jajanan Khas Bukittinggi yang Tetap Bertahan di Tengah Kuliner Modern

pisang kapik
Sumber :
  • pinterest

Padang – Pisang kapik menjadi salah satu jajanan tradisional Minangkabau yang masih mempertahankan eksistensinya di tengah beragam kuliner modern.

img_title Pucuak Sitapu Jadi Gulai, Begini Lezatnya Samba Kampuang Khas Pariaman

Penganan khas Sumatera Barat ini berbahan dasar pisang yang dibakar, kemudian dijepit atau dipipihkan dan disajikan dengan kelapa parut yang dimasak bersama gula merah.

Nama pisang kapik berasal dari kata kapik dalam bahasa Minang yang berarti jepit atau tekan.

Sebutan tersebut merujuk pada proses pembuatannya, ketika pisang yang telah dibakar kemudian ditekan menggunakan alat hingga bentuknya menjadi pipih.

img_title Resep Puding Cincau Gula Merah, Dessert Segar dan Legit yang Cocok Disantap Saat Dingin

Teknik sederhana ini menjadi identitas utama jajanan tradisional tersebut.

Untuk menghasilkan pisang kapik yang tidak mudah hancur, bahan yang digunakan biasanya berupa pisang kepok atau pisang batu yang masih mengkal.

Pisang dalam kondisi setengah matang memiliki tekstur lebih padat sehingga tetap bisa dipipihkan setelah melalui proses pembakaran.

Proses pengolahan dimulai dengan membakar pisang di atas bara api atau alat pemanggang.

img_title Membongkar Rahasia Kelezatan Itiak Lado Hijau Khas Bukittinggi, Empuk, Gurih, dan Bebas Bau Amis

Permukaan pisang dibiarkan hingga sedikit kecokelatan sehingga muncul aroma khas hasil pembakaran. Tahapan ini tidak hanya membuat pisang matang, tetapi juga memberikan cita rasa dan aroma yang menjadi daya tarik pisang kapik.

Setelah dibakar, pisang kemudian diletakkan di atas alas dan dijepit atau ditekan hingga menjadi gepeng.

Proses tersebut dilakukan dengan hati-hati agar pisang tetap utuh meski bentuknya berubah. Pisang yang telah pipih selanjutnya diberi topping berupa unti kelapa.

Unti kelapa dibuat dari kelapa parut yang dimasak bersama gula merah, sedikit garam, air, dan daun pandan.

Campuran tersebut dimasak sampai gula meresap dan cairannya menyusut. Hasilnya adalah topping berwarna kecokelatan dengan perpaduan rasa manis dan gurih serta aroma pandan yang harum.

Saat disajikan, unti kelapa diletakkan di atas pisang yang telah dipipihkan. Perpaduan pisang bakar, kelapa parut, dan gula merah menghasilkan cita rasa manis dan gurih.

Aroma asap dari pembakaran memberikan karakter tersendiri yang membuat pisang kapik berbeda dari berbagai olahan pisang lainnya.

Pisang kapik dikenal sebagai salah satu jajanan yang lekat dengan kawasan Bukittinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title