Ekologi Dan Prilaku Buaya Muara

Ilustrasi Buaya Muara.Foto/Andri Mardiansyah
Sumber :

Ardi menambahkan, buaya betina akan berada di sekitar sarang sampai telur menetas dalam rentang waktu 75 hari hingga 109 hari. Tujuannya, selain menjaga telur dari predator, betina juga terus menjaga agar telur selalu basah. 

img_title BKSDA Berhasil Evakuasi Harimau Sumatra yang Masuk Perangkap Dekat Permukiman di Agam

Pada masa ini, maka buaya betina akan sering berada di permukaan dan sekitar sarang.  Untuk menghindari konflik dengan manusia masa bertelur dan menunggu telur menetas ini harus dihindari oleh manusia dengan tidak berada di sekitar sarangnya. 

Ilustrasi Buaya Muara. Foto/Andri Mardiansyah

Photo :
  • -

img_title Mangsa Kambing Warga, Harimau Sumatra di Agam Akhirnya Masuk Kandang Jebak BKSDA Sumbar

Dijelaskan Ardi lagi, buaya muara adalah jenis hewan yang memiliki gigitan terkuat diantara semua hewan mamalia. Jadi satu-satunya cara menghindari kejadian fatal serangan buaya adalah, dengan tidak bersinggungan dengan buaya muara ini terutama ketika masa bertelur dan menunggu telur menetas. 

“Buaya muara, termasuk gerenalist dan oportunistic species untuk urusan prey dimana mereka bisa memakan apa saja yang mereka temui ketika sedang berburu mangsa. Mangsanya, mulai dari kepiting, burung, katak dan bisa juga hewan ternak. Untuk menghindari konflik, maka ternak harus dihindarkan dari habitat buaya,”tutup Ardi Andono.

img_title UNP Dorong Upaya Perlindungan Ekosistem Pesisir Lewat Aksi Tanam Mangrove dan Plogging di Pulau Setan