Proses Pembangunan IKN Dikawal Mahasiswa Dan Buruh

Titik 0 kilometer IKN/Humas Polri
Sumber :

Padang – Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, dikawal organisasi kepemudaan, elemen mahasiswa dan buruh. Sedikitnya, ada 51 elemen kepemudaan, mahasiswa dan serikat pekerja hadir di titik 0 kilometer IKN pada Jumat 17 Juni 2022 untuk menyatakan Ikrar dan komitmen mengawal proses pembangunan IKN itu.

Waskita Karya Jamin 7 Proyek di IKN Rampung Semester I-2024

Dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu 18 Juni 2022, pimpinan GP Ansor Muhammad Abror berharap, pemuda dan mahasiswa lainnya untuk bisa mengambil alih dan bisa mengambil kesempatan ini karena kedepan generasi muda yang akan memimpin masa depan Indonesia.

"Saya kira tidak menutup kemungkinan kita akan membangun Indonesia dari generasi kita dari Titik Nol di tempat saya berdiri ini. Terima kasih dan Selamat HUT Bhayangkara ke-76," kata Abror.

Jokowi Groundbreaking Kantor Otorita IKN Nusantara Senilai Rp 509 Miliar, Target Rampung 2024

Ketua Umum HIKMAHBUDHI Wiyawan menyampaikan bahwa, ikrar para pemuda ini merupakan wujud dukungan terkait pembangunan IKN yang digagas oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, dengan adanya IKN akan ada banyak sekali manfaat yang akan dirasakan, bukan hanya di Kalimantan Timur, tetapi bagi seluruh masyarakat, bangsa, dan negara

“Dan IKN ini kedepannya, kami berharap semoga bisa berjalan dengan baik dan lancar serta tentu yang terpenting memberikan dampak, baik secara ekonomi, politik, maupun lainnya. Dengan adanya IKN ini, kami juga berharap pemerataan ekonomi bisa terjadi lebih cepat di Tanah Air," ujarnya.

Jokowi Sebut Apartemen The Pakubuwono Nusantara Selaras dengan Konsep IKN

Dikesempatan yang sama, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sekitar 150.000 buruh yang bekerja dalam pembangunan IKN. Menurutnya, IKN adalah salah satu masterpiece buat bangsa Indonesia.

"Bagaimana mengembangkan satu kota, dimana semua terintegrasi secara smart forest city. Kota yang di konsep baik, saya sering ke eropa rasanya melebihi eropa, tapi tak meninggalkan tradisi tentang nusantara," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title