Asmara Jadi Motif Bripda Waldi Tega Perkosa dan Bunuh Dosen Erni Yuniarti ?
- FB Erni Yuniarti
Padang – Misteri kematian tragis dosen Keperawatan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo, Jambi, Erni Yuniarti akhirnya terungkap.
Kepolisian setempat memastikan bahwa motif di balik pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban cantik itu, dilatarbelakangi oleh masalah pribadi dan hubungan asmara antara korban dengan pelaku.
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono mengonfirmasi bahwa, pelaku pembunuhan dan pemerkosan keji tersebut adalah Bripda Waldi, oknum anggota Polri yang berdinas di Polres Tebo.
"Pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban," ujar Natalena Eko Cahyono, Senin 3 November 2025.
Bripda Waldi berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad, tepatnya pada Minggu 2 November 2025, di kamar kosnya di wilayah Tebo Tengah.
Dari lokasi penangkapan, polisi juga berhasil menyita mobil Honda Jazz milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku.
Natalena menegaskan, motif utama adalah persoalan asmara. "Motif sementara diduga karena persoalan pribadi dan asmara. Penyidik sekarang masih mendalami kemungkinan adanya motif lain," ujarnya.
Diketahui, selain motif personal, hasil visum juga menunjukkan adanya kekerasan ganda yakni, kekerasan fisik lantaran ditemukan lebam di wajah, bahu, leher, serta luka di kepala korban.
Serta, kekerasan seksual yakni, dugaan pemerkosaan menguat karena ditemukan cairan sperma di celana korban.
Untuk memperkuat pembuktian, tim dokter dari RS Bhayangkara Polda Jambi telah diturunkan ke Bungo untuk melakukan autopsi jenazah di RSUD Hanafie Bungo.