Kemendikbudristek Dorong PENS Lahirkan Lulusan Berdaya Saing Global

Foto Bersama
Sumber :
  • Kemendikbudristek

Padang – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kiki Yuliati, meresmikan topping off sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi pembangunan proyek Gedung Smart Automation Workshop (SAW) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), di Kompleks Kampus PENS, Kamis (15/12). 

Siswa Di Aceh Dilarang Bawa Lato-Lato Ke Sekolah

Proyek gedung bernilai kontrak Rp142 miliar tersebut didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan skema tahun jamak (multiyear).

“SBSN ini merupakan dukungan pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan sarana dan prasarana. Pembangunan ini tentu tidak bisa kita lihat hanya soal fisik semata, tetapi bagaimana gedung ini akan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas mahasiswa dalam aktivitas perkuliahan,”kata Kiki Yuliati melalui keterangan tertulisnya, Jumat 16 Desember 2022. 

Revitalisasi Kawasan Percandian Mura Jambi Jadi Prioritas Kemendikbud

Proyek pembangunan Gedung SAW yang ditargetkan akan rampung dan beroperasi pada November 2023 mendatang, menurut Dirjen Kiki menjadi salah satu proyek pembangunan yang paling ditunggu realisasi dan pemanfaatannya. Oleh karena itu, ia berharap, waktu penyelesaian pembangunan gedung ini dapat rampung sesuai target.  

Dirjen Kiki menilai bahwa PENS saat ini terus berkembang dan diharapkan menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi unggulan di Indonesia dengan berbagai program pendidikan yang ada.

Pendidikan Pancasila Dalam RUU Sisdiknas Menegaskan Identitas Nasional

Dari Gedung SAW pula, ia berharap akan lahir lulusan-lulusan yang memiliki daya saing tinggi; pemecah masalah (problem solver) yang andal untuk menjawab tantangan industri di masa depan; serta menjadi individu yang memiliki kemampuan, keahlian, pemahaman dan kepribadian yang mumpuni guna mencapai kesuksesan hidup di masa depan. 

“Gedung ini bukan hanya untuk gedung kuliah, tetapi juga ruang-ruang pembelajaran berbasis proyek, produk, maupun masalah untuk (dibahas bersama guna memperkaya kompetensi) masa depan para mahasiswa PENS,”ujar Kiki. 

Halaman Selanjutnya
img_title