Rendang Runtiah, Daging Suwir Berbumbu Rempah Khas Payakumbuh
Padang – Berbicara mengenai kuliner Minangkabau memang tidak akan pernah ada habisnya. Jika biasanya Rendang dikenal dengan potongan daging sapi yang besar dan kotak, Kota Payakumbuh menawarkan varian yang berbeda dan unik: Rendang Runtiah. Kuliner ini kini menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke "Kota Batiah" tersebut.
Secara harfiah, dalam bahasa Minang, "Runtiah" berarti suwir atau cabik. Sesuai namanya, Rendang Runtiah terbuat dari daging sapi yang disuwir halus-halus sebelum atau sesudah proses memasak dalam bumbu santan yang kental. Hasil akhirnya adalah tekstur serat daging yang garing namun tetap menyimpan kekayaan rempah di dalamnya.
Keunikan Rendang Runtiah terletak pada dedikasi waktu pembuatannya. Berbeda dengan rendang basah atau rendang daging potong, rendang jenis ini dimasak hingga benar-benar kering. Proses ini memakan waktu berjam-jam di atas api kayu bakar untuk memastikan santan meresap sempurna ke tiap helai serat daging.
Bumbu yang digunakan tetap mempertahankan pakem tradisi Minang, yakni campuran bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, serta cabai merah pilihan. Namun, yang membedakan adalah keseimbangan rasa pedas dan gurih yang lebih tajam karena luas permukaan daging suwir yang lebih banyak bersentuhan dengan bumbu dibandingkan daging potongan besar.
Salah satu alasan mengapa Rendang Runtiah begitu digemari, terutama oleh para perantau, adalah daya tahannya. Karena teksturnya yang sangat kering dan menyerupai abon namun dengan bumbu rendang yang pekat, kuliner ini bisa bertahan hingga berbulan-bulan tanpa bahan pengawet jika disimpan dengan benar.
"Rendang Runtiah ini paling enak dimakan dengan nasi hangat atau bahkan dijadikan camilan. Teksturnya yang renyah tapi masih terasa 'nendang' bumbunya membuat orang sering menjadikannya stok lauk di rumah," ujar salah satu perajin rendang di kawasan Payakumbuh.
Pemerintah Kota Payakumbuh sendiri terus mendorong promosi Rendang Runtiah sebagai komoditas ekspor dan oleh-oleh premium. Dengan kemasan yang semakin modern dan higienis, produk ini sudah merambah pasar nasional hingga internasional. Wisatawan yang melintasi jalur Bukittinggi-Payakumbuh kini dengan mudah menemukan gerai-gerai yang memajang Rendang Runtiah sebagai produk unggulan mereka.