Nama Harimau Ini Diganti

Ilustrasi Harimau Sumatra. Foto/Andri Mardiansyah-Padang Viva
Sumber :

Di Senin siang itu, langkah strategis untuk proses evakuasi pun dilakukan. Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi menjadi pilihan tempat sementara sebelum kemudian, di lepasliarkan kembali ke habitatnya. 

img_title Mangsa Kambing Warga, Harimau Sumatra di Agam Akhirnya Masuk Kandang Jebak BKSDA Sumbar

Sembari menunggu kedatangan dokter hewan kami berbincang ringan ditemani secangkir kopi racikan Ocip, aih sedap. Ada Andri Mardiansyah dan Adi Prima (Founder Yayasan Jejak Harimau Sumatera), ada juga Ade Putra, Rusdiyan, Yoga dan tim tangguh lainnya dari BKSDA.  

Lah, kang Ardi dimana?. Sibuk dia dengan ponselnya, koordinasi pastinya sembari sesekali melihat kondisi mobil putih double gardan yang ditumpangi dari Padang mogok. Tak mau hidup lagi, malah sempat nginap semalam itu mobil di ladang sawit.

img_title Gulai Hiu, Kuliner Pesisir Pasaman Barat yang Kaya Rempah dan Cita Rasa Minang

Penyematan nama bagi Harimau betina ini pun mulai di pikir. Nama yang diberikan kali ini harus beda. Tak pakai lagi kata putri atau puti didepan. Tapi tetap harus dua kata. 

Satu suara, sepakat lah kami. Nama yang disematkan adalah Kanti Marama. Kanti dalam bahasa Minangkabau diartikan sebagai teman. Sedangkan Marama diambil dari nama tengah PT. Pasaman Marama Sejahtera, sebagai pengingat lokasi konflik ini terjadi.

img_title Ratusan Pelajar Solok Selatan Semarakkan Gerak Jalan Santai HUT ke-81 RI

Hari semakin tinggi. Tanda-tanda senja mau datang pun, sudah nampak. Drh Idham yang kami tunggu belum juga muncul. Hati mulai gusar. Tak sanggup lagi kami bertahan di lokasi. Suara takbir bikin kami ingin cepat pulang ke Padang. Ya, besoknya hari raya Idul Adha, Anak istri menanti di rumah.

Sudah kata Adi, kalau jam 16.00 WIB Dokter Idham tak kunjung datang, kita pulang saja. Tak usah eksekusi gambar saat proses evakuasi. Liputan ini kita sudahi saja. Fotonya juga sudah banyak, ditambah lagi usulan nama Kanti Marama yang kita ajukan pada setuju semua. Kita pulang. 

Mesin mobil pun dinyalakan, kami gas, kami otw pulang ke rumah. Jelang tengah malam, masih diperjalanan kami mendapatkan info bahwa proses evakuasi sedang berlangsung. Kanti dibawa untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan ke Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title