Bulu Babi Laut: Permata Tersembunyi Samudra yang Penuh Misteri

Bulu Babi
Sumber :
  • pulauseribu-resorts

Padang – Di antara terumbu karang yang berwarna-warni dan dasar laut yang sunyi, hidup sebuah makhluk laut yang unik, seringkali ditakuti karena durinya, namun di balik itu menyimpan keindahan dan peran ekologis yang vital.

img_title Ini Alasan Harimau Sumatera Sangat Krusial Bagi Ekosistem

Bulu Babi Laut atau Landak Laut (sea urchin) namanya. Meskipun namanya sering dikaitkan dengan rasa sakit akibat tertusuk durinya, makhluk ini adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem laut dan bahkan menjadi hidangan istimewa di berbagai belahan dunia.

Bulu babi laut adalah hewan invertebrata laut yang termasuk dalam kelas Echinoidea, bagian dari filum Echinodermata (yang juga mencakup bintang laut dan teripang).

img_title Mengenal Lebih Dekat Wasabi, Pelengkap Khas Kuliner Jepang yang Unik dan Penuh Fakta Menarik

Ciri khasnya adalah tubuhnya yang berbentuk bulat atau pipih seperti bola, ditutupi oleh cangkang keras berkapur (disebut test) yang ditusuk oleh duri-duri tajam dan bergerak yang bervariasi panjangnya tergantung spesies.

Duri-duri ini berfungsi sebagai pertahanan diri terhadap predator, serta membantu pergerakan.

img_title Bayam Duri, Gulma Berduri yang Ternyata Kaya Nutrisi dan Berkhasiat

Di bagian bawah tubuhnya terdapat mulut (peristome) yang dilengkapi dengan lima gigi keras yang disebut Lentera Aristoteles, digunakan untuk mengikis alga atau detritus dari permukaan batu.

Bulu babi bergerak perlahan menggunakan duri dan kaki tabung (tube feet) yang bisa memanjang dan memendek.

Ada ribuan spesies bulu babi laut yang hidup di berbagai habitat laut, dari perairan dangkal hingga kedalaman ekstrem, dan dari daerah tropis hingga kutub. Beberapa spesies umum di antaranya:

Diadema setosum: Bulu babi berduri panjang yang sangat umum di perairan tropis Indo-Pasifik, dikenal karena duri hitamnya yang panjang dan berbahaya.

Echinothrix diadema: Mirip Diadema, namun durinya lebih halus dan bisa lebih panjang.

Tripneustes gratilla: Bulu babi berduri pendek yang sering menjadi target konsumsi karena gonadnya yang lezat.

Strongylocentrotus droebachiensis: Bulu babi hijau yang banyak ditemukan di perairan dingin Atlantik Utara.

Meskipun terlihat pasif, bulu babi laut memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan ekosistem laut:

Pemakan Alga (Herbivora): Bulu babi laut adalah pemakan alga yang rakus. Dengan mengikis alga dari terumbu karang dan substrat lain, mereka membantu mencegah alga tumbuh berlebihan dan menutupi karang, yang bisa membahayakan ekosistem terumbu karang. Tanpa bulu babi, terumbu karang bisa "tercekik" oleh pertumbuhan alga yang tak terkendali.

Halaman Selanjutnya
img_title