Nurhayati Subakat, Tokoh Minang Pendiri Wardah yang Peduli Pendidikan

Nurhayati Subakat (kiri)
Sumber :
  • Padang Viva

Padang – Cerita tentang Nurhayati Subakat, tak hanya soal kosmetik saja. Tak pula hanya sebatas orang Minang yang berhasil dan sukses di tanah rantau. Ia adalah salah satu filantropis Indonesia. Orang yang punya nilai kemanusiaan tinggi, ikhlas menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain. 

Hampir Seratus Warga Padang Panjang Terjangkit Tuberkulosis 

Di dunia kosmetik Indonesia, nama Nurhayati Subakat sudah tidak asing lagi. Pendiri dan Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation yang mengelola merek Wardah serta sejumlah merek kosmetik populer lainnya ini, sejak lama sudah menjadi pionir merk kosmetik halal di tanah air.

Perusahaan yang ia bangun dengan sungguh-sungguh, kini sudah menguasai sekitar 30 persen pangsa pasar kosmetik Indonesia dan didapuk menjadi perusahaan kosmetik nasional terbesar di Indonesia.

Pemko Padang Dorong Sertifikasi Halal: Jaminan Produk dan Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha

Pada Juni 2022, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 20 wanita paling berpengaruh oleh Fortune Indonesia. Saat itu, juga ada nama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Soal kemanusiaan, sepak terjang Nurhayati Subakat tak lagi diragukan. Sungguh terasa. Terutama disaat pagebluk Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyerang dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

Angka Kemiskinan di Kota Padang Turun

Sebagian harta yang ia miliki, diberikan cuma-cuma dalam bentuk logistik bantuan. Ada alat pelindung diri Nakes hingga sembako untuk warga yang terdampak. Baginya, menyisihkan sebagian harta demi kepentingan orang banyak, sudah menjadi kewajiban. 

Meski pagebluk sudah berlalu. Namun keinginan Nurhayati untuk tetap membantu sesama tak berhenti. Kini sektor pendidikan yang menjadi perhatiannya. Melalui lembaga Minang Diaspora Network Global (MDNG), ia memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak muda yang kurang mampu.

Halaman Selanjutnya
img_title