Gunung Marapi Kembali Erupsi Kolom Abu Vulkanik Capai 3 Kilometer
Jumat, 6 Februari 2026 - 09:34 WIB
Sumber :
- Adriana Adie
Padang – Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali terjadi pada Rabu malam, 5 Februari 2026. Letusan terjadi sekitar pukul 22.25 WIB dengan tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.891 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, erupsi utama terjadi pada pukul 22.25 WIB. Petugas PGA, Teguh Firmansyah, mengonfirmasi bahwa kolom abu yang teramati berwarna kelabu pekat dengan intensitas tebal yang condong ke arah timur laut.
"Telah terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 3.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.891 meter di atas permukaan laut," ujar Teguh dalam keterangan resminya, Jumat (6/2).
Baca Juga
Gunung Marapi di Sumbar
Photo :
- Adriana Adie
Baca Juga
Sejumlah warga di kaki gunung, seperti di kawasan Sungai Puar dan Bukik Batabuah, mengaku sempat mendengar suara dentuman yang cukup keras. Tak hanya itu, pijar api juga terlihat jelas dari puncak kawah sesaat setelah dentuman terdengar.
"Suaranya cukup kuat sampai kaca jendela bergetar sedikit. Setelah dicek ke luar, terlihat ada cahaya merah di puncak," ujar Ferix, salah satu warga setempat.
Hingga saat ini, status Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat dan wisatawan:
• Dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
• Mewaspadai potensi banjir lahar dingin bagi warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama saat terjadi hujan.
• Gunakan masker pelutup hidung dan mulut jika terjadi hujan abu untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA).
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif dan meminta masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.