Kayu Ules atau Puteran, Tanaman Obat Tradisional yang Punya Banyak Manfaat

kayu ules
Sumber :
  • shopee

PadangKayu ules atau puteran Helicteres isora merupakan salah satu tanaman yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional.

img_title Daun Sidingin, Tanaman Obat Warisan Orang Minang yang Dipercaya Menyejukkan Tubuh

Tanaman ini memiliki ciri khas buah berbentuk spiral seperti ulir atau putaran, sehingga di sejumlah daerah dikenal dengan nama puteran.

Bagian buah, kulit batang, dan akar secara turun-temurun dimanfaatkan sebagai bahan ramuan tradisional.

Dalam praktik pengobatan tradisional, buah kayu ules menjadi salah satu bagian tanaman yang paling banyak digunakan.

img_title Bunga Pala Bukan Sekadar Bumbu, Rempah Ini Juga Dikenal dalam Pengobatan Tradisional

Buahnya dipercaya dapat membantu mengatasi sejumlah gangguan pencernaan, mulai dari kejang perut, perut kembung hingga diare.

Pemanfaatannya biasanya dilakukan dengan mengolah bagian tanaman menjadi ramuan sesuai kebiasaan masyarakat setempat.

Selain untuk gangguan pencernaan, buah kayu ules secara tradisional juga digunakan sebagai penambah nafsu makan.

img_title Daun Lansano, Tanaman Angsana yang Sejak Lama Dimanfaatkan dalam Pengobatan Tradisional

Tanaman ini juga dikenal dalam penggunaan jamu tradisional sebagai tonik untuk membantu pemulihan tubuh, termasuk setelah melahirkan.

Penggunaan tersebut merupakan bagian dari pengetahuan pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Manfaat lain yang secara tradisional dikaitkan dengan buah kayu ules adalah membantu mengatasi cacingan.

Kandungan senyawa alami yang terdapat pada tanaman ini menjadi salah satu alasan kayu ules menarik perhatian dalam kajian tanaman obat.

Meski demikian, manfaat tersebut tidak boleh langsung dianggap sebagai pengganti obat medis tanpa bukti klinis yang memadai.

Tidak hanya buah, kulit batang kayu ules juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Kulit batangnya dikenal digunakan sebagai bahan ramuan untuk membantu menurunkan demam.

Masyarakat juga secara tradisional memanfaatkannya untuk membantu meredakan keluhan nyeri yang berkaitan dengan rematik.

Bagian akar kayu ules turut digunakan dalam beberapa praktik pengobatan tradisional.

Akar dan kulit batang tanaman ini dilaporkan memiliki pemanfaatan etnobotani yang berkaitan dengan berbagai keluhan kesehatan.

Namun, cara pengolahan, dosis, dan keamanan penggunaan perlu diperhatikan karena penggunaan tanaman obat tidak selalu bebas dari risiko.

Kayu ules juga menarik perhatian karena adanya penelitian mengenai potensi aktivitas biologis dari berbagai bagian tanaman.

Sejumlah kajian awal meneliti kandungan fitokimia dan aktivitas farmakologis Helicteres isora.

Halaman Selanjutnya
img_title