Tips Memasak Gulai Ikan Hiu agar Tidak Amis dan Dagingnya Tetap Empuk

gulai hiu
Sumber :
  • RRI

Padang –Gulai ikan hiu merupakan salah satu hidangan laut yang dikenal di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

img_title Pertamina Patra Niaga Sumbagut Cetak Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas, 8.100 Porsi Makanan Dibagikan

Daging hiu memiliki karakter tekstur yang berbeda dari beberapa jenis ikan lainnya sehingga membutuhkan penanganan khusus saat diolah.

Agar hasil masakan tidak amis dan daging tetap empuk, proses membersihkan ikan hingga teknik memasaknya perlu diperhatikan sejak awal.

Langkah pertama adalah memilih daging hiu yang masih segar. Ikan yang kondisinya baik umumnya tidak memiliki bau menyengat yang tidak wajar.

img_title Kunci Lezat Mie Bangladesh Khas Warmindo: Resep Bumbu Rempah dan Tips Memasaknya

Kesegaran bahan sangat menentukan hasil akhir masakan karena aroma amis akan lebih sulit dihilangkan jika ikan sudah mengalami penurunan kualitas.

Setelah mendapatkan ikan yang segar, cuci daging secara menyeluruh.

Permukaan daging perlu digosok perlahan untuk menghilangkan lendir dan sisa darah yang masih menempel.

img_title Resep Tradisional Pangek Pisang Kuah Santan Kuning yang Autentik Khas Minang

Bagian tersebut dapat menjadi salah satu sumber aroma kurang sedap sehingga pembersihan menjadi tahap penting sebelum ikan diberi bumbu.

Untuk membantu mengurangi aroma amis, potongan daging hiu dapat dilumuri dengan air perasan jeruk nipis atau lemon.

Diamkan sekitar 10–15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih. Penggunaan bahan asam ini juga memberikan aroma segar pada ikan sebelum masuk ke proses pemasakan.

Bumbu rempah menjadi bagian penting dalam menghasilkan gulai hiu yang harum. Jahe, lengkuas, serai, kunyit, dan bawang putih dapat digunakan untuk memperkuat aroma masakan.

Bumbu sebaiknya dimasak hingga benar-benar matang atau tanak agar aroma rempah keluar dengan maksimal dan tidak meninggalkan rasa mentah.

Selain rempah, bahan bercita rasa asam juga dapat digunakan untuk memberikan sensasi segar pada kuah.

Belimbing wuluh, asam jawa, atau tomat dapat menjadi pilihan sesuai resep dan selera.

Rasa asam tersebut berpadu dengan gurihnya kuah gulai sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih seimbang.

Ukuran potongan daging juga perlu diperhatikan. Sebaiknya daging hiu dipotong dengan ukuran yang tidak terlalu tebal agar panas dapat menjangkau bagian dalam secara merata.

Potongan yang terlalu besar dapat membuat bagian luar matang lebih cepat sementara bagian dalam membutuhkan waktu lebih lama.

Hal yang tidak kalah penting adalah waktu memasak. Daging ikan hiu dapat cepat matang sehingga tidak perlu dimasak terlalu lama.

Halaman Selanjutnya
img_title