Cara Membuat Telur Barendo Khas Padang yang Super Crispy dan Keriting
- cookpad
Padang – Telur barendo merupakan salah satu sajian khas Padang yang dikenal dengan bentuknya yang unik.
Telur dadar ini memiliki bagian luar yang tipis, keriting dan renyah seperti renda, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih.
Tak heran, telur barendo kerap menjadi menu favorit saat bersantap di rumah makan Padang.
Untuk mendapatkan telur barendo yang super crispy, teknik memasak menjadi salah satu kunci utama.
Selain menggunakan minyak dalam jumlah cukup banyak, adonan telur perlu diberi sedikit larutan tepung maizena.
Bahan sederhana ini membantu menciptakan tekstur renyah dan membuat bagian pinggir telur lebih mudah membentuk renda.
Bahan yang diperlukan cukup sederhana.
Siapkan tiga butir telur ayam, tiga siung bawang merah yang diiris tipis, tiga sendok teh tepung maizena, tiga sendok teh air putih, serta seperempat sendok teh kaldu ayam bubuk atau penyedap.
Bagi pencinta rasa pedas, irisan cabai keriting juga dapat ditambahkan sesuai selera.
Langkah pertama adalah membuat larutan maizena.
Campurkan tepung maizena dengan air putih, kemudian aduk hingga larut dan tidak menggumpal.
Setelah itu, pecahkan telur ke dalam wadah dan masukkan kaldu bubuk bersama larutan maizena.
Kocok menggunakan garpu hingga adonan telur berbuih dan tercampur rata.
Berikutnya, masukkan irisan bawang merah ke dalam adonan.
Jika ingin cita rasa yang lebih pedas, cabai keriting yang telah diiris tipis dapat ikut ditambahkan.
Adonan kemudian dikocok sebentar hingga semua bahan menyatu.
Untuk mendapatkan kerenyahan yang lebih tahan lama, penggunaan daun bawang sebaiknya dihindari karena dapat membuat telur lebih cepat menghitam.
Tahap yang tidak kalah penting adalah memanaskan minyak.
Gunakan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dan sebaiknya memakai wajan cekung berukuran kecil agar bentuk telur lebih bulat dan rapi.
Panaskan minyak dengan api besar hingga benar-benar panas sebelum adonan telur dituangkan.
Setelah minyak panas, tuangkan adonan secara perlahan dari ketinggian sekitar 20 hingga 30 sentimeter di atas wajan.
Sambil menuangkan, gerakkan tangan secara memutar agar adonan menyebar dan membentuk serat-serat tipis menyerupai renda.