BNPB Dorong Percepatan Penanganan Banjir dan Longsor di Sumsel

Kepala BNPB Suharyanto
Sumber :
  • Humas BNPB

Padang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong percepatan penanganan darurat banjir dan longsor yang melanda tiga daerah di Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), dan Kabupaten Muara Enim.

img_title Gubernur Mahyeldi Besuk Ketua MUI Sumbar, Korban Kebakaran KMP Batumandi di RS Medika Cilegon

"Ada empat langkah utama diterapkan dalam penanganan bencana kali ini,"kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Rabu 29 Mei 2024.

Ke-empat langkah itu kata Suharyanto, BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, dan BMKG untuk melakukan kajian penyebab banjir di hulu Sungai Ogan. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi penyumbatan atau kerusakan lingkungan yang memicu banjir.

img_title Kasus ISPA Karhutla Tembus 333 Ribu Jiwa

Lalu, BNPB juga mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem dan akan berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan TMC jika diperlukan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak banjir di masa depan.

Ketiga kata Suharyanto, pemenuhan hak dasar korban dan percepatan pemulihan infrastruktur. Disini, BNPB memastikan pemenuhan hak dasar para korban terdampak, termasuk keluarga korban jiwa dan warga yang masih mengungsi. 

img_title BMKG Rilis Peringatan Cuaca Sumbar 22–24 Oktober 2026: Waspada Udara Kabur dan Siaga Hujan Sangat Lebat

"BNPB juga mendorong percepatan pendataan rumah warga yang rusak dan fasilitas umum yang terdampak untuk dilakukan perbaikan,"ujarnya.

Langkah yang terakhir ujar Suharyanto, Pemerintah daerah diminta untuk mulai menyiapkan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. BNPB menyediakan dana hibah untuk membantu proses ini.

"Saat ini BNPB telah menyerahkan Dana Siap Pakai (DSP) kepada ketiga kabupaten terdampak dan bantuan logistik berupa makanan, sembako, tenda, dan peralatan lainnya. Kondisi terkini menunjukkan bahwa banjir di wilayah hulu OKU telah surut dan memasuki fase pemulihan,"tutup Suharyanto.