Layanan Makin Digital, Makin Sadar Membayar

Mobile JKN dengan beragam layanan.
Sumber :
  • Dok.BPJS Kesehatan

Lalu Ghufron juga mengimbau, agar masyarakat terdaftar dalam kepesertaan JKN-KIS untuk membangkitkan kembali marwah bangsa Indonesia dengan sistem gotong-royong. Tujuannya untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Tanah Air tahun 2024. Saat ini total warga Indonesia terlayani JKN-KIS baru 244.935.260 jiwa (89,43 persen) dari 273.879.750 jiwa total penduduk.

img_title Pencapaian UHC Sumbar Terus Meningkat, 15 Kabupaten dan Kota Lampaui Target pada 2024

"Menuju UHC itu harus memenuhi sejumlah aspek. Mulai memastikan semua warga terjamin JKN 100 persen, menyediakan pelayanan kesehatan komprehensif, serta melindungi masyarakat dari pengeluaran kesehatan yang tinggi," tukasnya.

Cabang BPJS Kesehatan Padang, Yessy Rahmini.

Photo :
  • Wahyu Saputra

img_title Sambangi Rumah Warga, Cawawako Heldo Aura Fokus pada Kesejahteraan Warga

Tak Henti Bersinergi

Data yang diterima VIVA Padang dari BPJS Kesehatan Cabang Padang, Selasa (30/8), tercatat penerima JKN-KIS di Sumbar hingga 1 Agustus 2022 ini mencapai 86,49 persen atau 4.847.218 dari 5.604.457 jiwa jumlah penduduk. 

img_title Empat Daerah di Sumbar Terima Penghargaan UHC Awards Dari Wapres Ma'ruf Amin

Rinciannya, untuk KC Padang  meliputi dua kota dan tiga kabupaten jumlah masyarakat terdaftar JKN-KIS telah mencapai angka 1.788.406 jiwa atau 86, 84 persen dari total 2.059.420 jiwa jumlah penduduk. 

Kemudian, KC Bukittinggi yang terdiri dari wilayah dua kota dan tiga kabupaten jumlah masyarakat terdaftar JKN-KIS mencapai 89,49 persen atau 1.300.561 jiwa dari total jumlah penduduk 1.453.273 jiwa. 

Begitu pula KC Solok dengan jumlah penduduknya 1.187.071 jiwa yang tersebar di dua kota dan tiga kabupaten, tercatat yang terdaftar JKN-KIS juga sudah mencapai angka 82,56 persen atau 980.006 jiwa. 

Terakhir, untuk wilayah KC Payakumbuh yang hanya meliputi dua kabupaten dan satu kota, jumlah masyarakat yang terdaftar di JKN-KIS 86,52 persen atau 778.245 dari total 904.683 jiwa jumlah penduduk. 

"Jadi ada 757.239 jiwa atau sekitar 13,51 persen lagi yang belum terdaftar JKN-KIS, dan terus kita imbau bergabung," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Padang, Yessy Rahmini dalam keterangannya. 

Disebutkan, dari total kepesertaan BPJS Kesehatan di Sumbar, 838.788 jiwa peserta PBPU, 545.127 peserta PPU BU, dan 555.248 peserta PPU PN. Kemudian, 809.200 peserta PBI-APBD, 1.999.499 peserta PBI-APBN, 93.759 jiwa peserta BP PN, serta 5.570 jiwa peserta BP Swasta. 

Hanya saja, ungkap Yessy, banyak yang terkendala pembayaran iuran. Terutama bagi peserta mandiri akibat dilanda pandemi COVID-19. Khusus di Padang, tunggakan PBPU per Juli 2022 Rp10,4 miliar lebih, dan tunggakan Bukan Pekerja (BU) Rp90,3 juta lebih. 

Terkait masalah itu, lanjut Yessy, BPJS Kesehatan baru-baru ini menghadirkan solusi melalui program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB). Program REHAB ini bisa diikiti peserta yang menunggak iuran 4-24 bulan dengan periode pembayaran 12 bulan. 

Halaman Selanjutnya
img_title