Update Kasus Afif Maulana: Polda Sumbar Dilaporkan ke Ombudsman

Rangkaian Proses Ekshumasi Jenazah Afif Maulana
Sumber :
  • Padang Viva/Andri Mardiansyah

Padang – Kasus kematian Afif Maulana, bocah 13 tahun asal kota Padang yang tewas diduga mendapatkan tindakan kekerasan dari oknum Kepolisian Daerah Sumatera Barat saat operasi cipta kondisi pada Minggu dini hari, 9 Juli 2024 memasuki babak baru.

img_title Komitmen Penanganan Bencana, Wali Kota Pariaman Yota Balad Raih Penghargaan Pemda Inspiratif dari IJTI Sumbar

Meski proses Ekshumasi selesai dilakukan dan tinggal menunggu hasil final, upaya pengungkapan kasus kematian Afif yang dilakukan kuasa hukum, hingga kini terus bergulir.  

Advokat Publik Lembaga bantuan Hukum (LBH) Padang, Alfi Syukri menyebut bahwa pihaknya baru saja melaporkan Kepolisian Daerah Sumatera Barat ke Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat atas dugaan maaladministrasi.    

img_title WSYF 2026 Menyulap Kota Tua Padang Jadi Pusat Kreativitas Generasi Muda Sumatera Barat

"Pelaporan ini terjadi lantaran Polda Sumatera Barat terkesan menutup-nutupi informasi publik yang dimohonkan oleh pihaknya bersama Koalisi Advokat Anti Penyiksaan selaku kuasa hukum Afif Maulana dan korban dugaan penyiksaan lainnya yang diduga dilakukan oleh pihak kepolisian,"kata Kata Alfi Syukri melalui keterangan resminya, Kamis 15 Agustus 2024.

Kata Alfi, sebelumnya kuasa hukum telah meminta informasi dan data secara langsung terkait Rekaman CCTV di kantor Polsek Kuranji untuk rentang waktu sejak Sabtu 8 Juni 2024 sampai dengan Minggu 9 Juni 2024.

img_title Razia 12 Tempat Hiburan Malam di Padang, Polda Sumbar Amankan Dua Pengunjung Positif Narkoba

Termasukl juga salinan berkas hasil otopsi dan salinan berita acara autopsi jenazah Afif Maulana saat melakukan aksi damai di depan kantor Kepolisian Daerah Sumatera Barat pada hari kamis tanggal 26 Juni 2024. 

Saat itu kata Alfi, Irjen Pol Suharyono selaku Kapolda Sumatera Barat mengiyakan permintaan langsung kuasa hukum saat itu dan berjanji akan memberikan pada saat ekspos kasus. 

"Namun kenyataannya, saat ekspose kasus dilakukan pada hari jumat 27 Juni 2024, apa yang dijanjikan oleh Kapolda Sumatera Barat kepada kuasa hukum tidak diberikan sedikitpun,"ujar Alfi.

Atas situasi itu, LBH Padang bersama Koalisi Advokat Anti Penyiksaa kata Alfi, mengajukan permohonan informasi kepada Kepolisian Daerah Sumatera Barat perihal permohonan informasi untuk pengungkapan kebenaran dan keadilan tertanggal 17 Juli 2024, dengan permohonan rekaman CCTV di kantor Polsek Kuranji untuk kepentingan verifikasi teknis.

Lalu, salinan berkas hasil otopsi Afif Maulana, salinan berita acara otopsi jenazah Afif Maulana, penjelasan lengkap untuk beberapa pertanyaan yang muncul dari footage video yang diproduksi dan ditaangkan oleh Ditsamapta Polda Sumbar pada pagi hari, Minggu 9 Juni 2024 dan ditarik kembali kembali tayangannya segera setelah jenazah Afif Maulana ditemukan

Halaman Selanjutnya
img_title