Hantu Itu Bernama Hidrometeorologi Basah

Dampak Banjir Bandang Di Jorong Galapung, Minggu 24 November 2019
Sumber :
  • Padang Viva/Andri Mardiansyah

Terhadap upaya lainnya, penegakkan hukum contohnya, menurut Ade pihaknya bekerjasama dengan jajaran Polres Agam dan Gakkum. Sepanjang 3 tahun terakhir hanya ditemukan satu kasus. Waktu itu menebang kayu. Tersangkanya ada tiga orang dan sudah divonis di Pengadilan Negeri Lubuk Basung dan sudah menjalani masa tahanan.

img_title Polda Sumbar Kerahkan Unit K9 Spesifikasi SAR Cari Korban Galodo Solok

"Kedepan, tentu kita akan tingkatkan upaya yang bersifat pencegahan seperti pemasangan tanda batas kawasan, rambu-rambu peringatan dan menjalin kerjasama kemitraan. Baik itu dengan masyarakat, tokoh adat ataupun kelompok masyarakat yang berada di sekitar kawasan itu sendiri. Ini lebih efektif ketimbang main tangkap,"lanjut Ade.

Rhizanthes Lowii Tumbuh Di Cagar Alam Maninjau

Photo :
  • Padang Viva/Andri Mardiansyah

img_title Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Galodo Solok

Ancam Ekosistem Dan Kehidupan Manusia

Jika di kawasan konservasi itu ada aktivitas pembalakan liar yang sifatnya masif dan berskala besar kata Ade, tentunya akan merusak ekosistem dari kawasan konservasi itu sendiri. Rusaknya ekosistem, tentu saja akan berdampak besar terhadap kehidupan makhluk yang ada didalamnya baik itu flora maupun fauna. 

img_title Dinsos Solok Dirikan Dapur Umum Pasca-Bencana Galodo

Kawasan itu sistem penyangga kehidupan yang mempengaruhi kehidupan manusia, tumbuhan dan satwa. Jika rusak, maka akan berdampak besar. Rusaknya sebuah ekosistem atau kawasan hutan konservasi, juga menyebabkan penipisan atau menyempitnya ruang hidup bagi satwa liar terutama satwa kunci seperti harimau sumatra dan beruang. 

Tak hanya itu saja, dengan rusaknya semua tatanan ekosistem tadi juga mengakibatkan terganggunya fungsi dari kawasan tersebut. Jika sudah demikian, tentu juga berdampak terhadap kehidupan manusia.

Akan ada bencana alam yang datang. Kekuatan Tumbuhan atau pohon yang menahan dan menyerap sumber air dan menahan tanah, akan berdampak terutama disaat curah hujan tinggi. Banjir dan longsor pun tentu akan timbul. Jika terjadi, maka kerugian materil dan korban jiwa pasti akan ada.

"Jaga hutan, jaga ekosistemnya. Jangan dirusak, jangan serakah. Ingat yang berhak hidup diatas muka bumi ini bukan hanya manusia. Juga ada makhluk lain yang punya hak yang sama. Tugas kami menjaga, melindungi dan melestarikan. Tapi kami juga butuh peran aktif dari masyarakat. Wariskan kepada anak cucu kita hutan dan segala kekayaan dengan baik. Jangan nanti malah menjadi cerita dongeng pengantar tidur nyenyak saja,"tutup Ade Putra.