Pemerintah Beri Benih Gratis dan Bantu Klaim Asuransi Petani Terdampak Banjir Grobogan

Andi Amran Sulaiman
Sumber :
  • VIVA.co.id/B.S. Putra (Medan)

Padang – Pemerintah akan memberikan bantuan benih gratis kepada petani yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan langkah tersebut sebagai bagian dari upaya penanggulangan dampak bencana.

BNPB Sosialisasikan Pendataan Pengungsi via Aplikasi

Amran menjelaskan bahwa selain memberikan bantuan benih gratis, pemerintah juga akan membantu petani dalam proses klaim asuransi lahan terdampak. "Kementan akan memberikan bantuan benih gratis untuk lahan yang rusak akibat banjir. Kami juga akan mendukung proses klaim asuransi bagi lahan yang diasuransikan," ungkap Amran dalam pernyataannya pada Minggu, 11 Februari 2024.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, juga menambahkan bahwa berdasarkan data per tanggal 9 Februari 2024, luas lahan pertanian yang terdampak banjir pada musim ini lebih rendah dibandingkan dengan musim sebelumnya. Meskipun demikian, Suwandi menekankan pentingnya kerjasama dari berbagai pihak dalam menangani dampak pasca-banjir secara efektif dan efisien.

Presiden Belum Terima Laporan Pengunduran Diri Menkopolhukam Mahfud MD

"Kerjasama kolektif antara stakeholder, petani, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk mengatasi dampak pasca-banjir dengan efektif," ujar Suwandi.

Banjir di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Demak dan Kudus, telah menyebabkan kerugian bagi sektor pertanian. Meskipun sebagian besar air sudah surut, petugas terus melakukan pemantauan dan upaya pemulihan untuk memastikan kelangsungan tanaman.

5 Parpol di 14 Kabupaten Jateng Dicoret dari Peserta Pemilu 2024

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (Koortikab POPT) di Kabupaten Grobogan menyatakan bahwa meskipun upaya pencegahan telah dilakukan sebelumnya, banjir tidak dapat dihindari karena curah hujan yang tinggi dan kerusakan tanggul.

Hingga saat ini, petugas POPT masih aktif melakukan pemantauan dan mempertimbangkan penggunaan pompa untuk mempercepat proses pengeringan lahan pertanian yang masih tergenang.